KADIN KBB Perkuat Bussines Matching International
Rapat Persiapan West Bandung International Tourism, Trade & Investment Forum
Sigap News | Bandung Barat — Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus mematangkan persiapan West Bandung International Tourism, Trade & Investment Forum 2026, sebuah forum internasional yang dirancang untuk membuka akses Kabupaten Bandung Barat ke pasar global melalui sektor pariwisata, perdagangan, investasi dan budaya.
Kegiatan yang semula dijadwalkan pada 1–7 September 2026, kini disesuaikan menjadi 19–25 September 2026, sejalan dengan penyesuaian agenda famtrip dan kesiapan konektivitas penerbangan internasional. Forum ini diinisiasi oleh Ketua KADIN Kabupaten Bandung Barat, H. Syamsul Ma'arief, dan dipersiapkan bersama Ketua PHRI Kabupaten Bandung Barat, Bapak Eko Grafika Cikole, dengan melibatkan pelaku industri pariwisata, tour operator, media internasional dan calon mitra bisnis dari kawasan Gulf, khususnya Dubai, Uni Emirat Arab.
Didukung Pemerintah dan Stakeholder Pariwisata.
Persiapan forum internasional ini mendapat dukungan dan sinergi dari berbagai pihak, antara lain: Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, KJRI Republik Indonesia di Dubai, SriLanka Airlines, KADIN Indonesia, PHRI Kabupaten Bandung Barat, Gulf Times, Dubai International Tour Operators dan Travel Agencies dari Dubai/UAE.
Kolaborasi lintas lembaga tersebut diharapkan menjadikan kegiatan ini bukan sekadar agenda promosi destinasi, tetapi menjadi platform business matching internasional yang menghasilkan peluang kerja sama nyata.
Membuka Akses Bandung Barat ke Pasar Gulf
Dalam rangkaian persiapan, KADIN KBB bersama PHRI KBB telah melakukan penjajakan dengan sejumlah operator perjalanan internasional dan media dari Dubai. Program famtrip yang difasilitasi melalui kerja sama dengan KJRI Dubai dan SriLankan Airlines dijadwalkan berlangsung 19–25 September 2026. Sejumlah pimpinan tour operator internasional yang direncanakan terlibat antara lain dari SATA, Musafir Travels, Sharaf Travels, Jamal Travels, ANTA, ITL Travels, Orient Travels, serta perwakilan SriLankan Airlines Dubai Office dan Vista Maritime Travel Tourism LLC. Kegiatan tersebut juga melibatkan Gulf Times sebagai media dari kawasan Gulf yang diharapkan dapat memperluas publikasi potensi wisata dan peluang investasi West Bandung ke pasar internasional.
Ketua KADIN KBB: Bandung Barat Harus Naik Kelas
Ketua KADIN Kabupaten Bandung Barat H. Syamsul Ma'arief mengatakan, forum ini merupakan bagian dari strategi untuk mendorong Bandung Barat tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga menjadi destinasi investasi dan mitra bisnis internasional.
“Kami ingin membawa Bandung Barat naik kelas. Potensi pariwisata tidak boleh berhenti pada kunjungan wisatawan. Di belakangnya harus tumbuh perdagangan, investasi, UMKM, ekonomi kreatif dan lapangan kerja bagi masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, Bandung Barat memiliki modal besar berupa wisata alam, pegunungan, ecotourism, budaya, kuliner, ekonomi kreatif, UMKM dan kawasan potensial untuk investasi pariwisata. Karena itu, koneksi dengan pasar Dubai dan kawasan Gulf dinilai menjadi peluang strategis untuk memperluas pasar wisatawan sekaligus menarik minat investor internasional.
PHRI KBB Dorong Penguatan Hospitality.
Ketua PHRI Kabupaten Bandung Barat Bapak Eko Grafika Cikole turut mendorong agar industri hotel, restoran dan sektor hospitality menjadi bagian integral dari agenda internasionalisasi pariwisata Bandung Barat. Kolaborasi KADIN dan PHRI diharapkan mampu menciptakan ekosistem pariwisata yang terintegrasi, mulai dari destinasi, hotel, restoran, transportasi, travel agent, UMKM hingga ekonomi kreatif.
Dari Tourism Showcase Menuju Investment Forum West Bandung International Tourism, Trade & Investment Forum 2026 akan diarahkan pada sejumlah agenda utama:
BUSINESS MATCHING
Mempertemukan pelaku usaha Bandung Barat dengan tour operator, buyer dan mitra bisnis internasional.
INVESTMENT FORUM
Memperkenalkan proyek dan peluang investasi potensial di Kabupaten Bandung Barat.
TOURISM SHOWCASE
Mempromosikan destinasi wisata unggulan Bandung Barat kepada pasar internasional.
UMKM EXPO Membuka akses pasar internasional bagi produk unggulan UMKM Bandung Barat.
CULTURAL FESTIVAL Memperkenalkan kekayaan budaya Jawa Barat dan Bandung Barat kepada wisatawan mancanegara.
Kekuatan Kolaborasi: Pemerintah – Dunia Usaha – Pasar Global
KADIN KBB melihat kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata RI, Disbudpar Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, KJRI Dubai, SriLankan Airlines, PHRI, Gulf Times dan international tour operators sebagai kekuatan utama dalam membangun konektivitas global.
Konsep yang dibangun adalah:
GOVERNMENT
BUSINESS COMMUNITY
INTERNATIONAL TOUR OPERATORS
INVESTORS & BUYERS
WEST BANDUNG
Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan rantai nilai ekonomi baru bagi Kabupaten Bandung Barat.
WEST BANDUNG GOES GLOBAL
Melalui forum ini, KADIN KBB membawa pesan bahwa Bandung Barat memiliki peluang untuk menjadi salah satu destinasi unggulan Indonesia yang terkoneksi langsung dengan pasar internasional.
“Ini bukan hanya tentang mendatangkan wisatawan ke Bandung Barat. Kita ingin mendatangkan juga investor, buyer, business partner dan jaringan internasional ke Bandung Barat,” ujar H. Syamsul Ma'arief.
FAMTRIP: Memperkenalkan Langsung Potensi Wisata Bandung Barat
Di sela rangkaian West Bandung International Tourism, Trade & Investment Forum 2026, para delegasi international tour operator, media dan mitra bisnis dari Dubai dan kawasan Gulf juga akan mengikuti Famtrip (Familiarization Trip) ke sejumlah destinasi unggulan di Kabupaten Bandung Barat.
Famtrip ini menjadi bagian penting dari strategi promosi karena para pelaku industri pariwisata internasional tidak hanya mendapatkan informasi melalui presentasi, tetapi melihat, mengalami dan mengeksplorasi langsung potensi wisata West Bandung.
Sejumlah kategori destinasi yang akan diperkenalkan meliputi:
WISATA ALAM
Tangkuban Parahu dan kawasan sekitarnya
Orchid Forest Cikole
Sanghyang Heuleut
Curug Cimahi
Stone Garden
Goa Pawon
Waduk Saguling
Situ Ciburuy
WISATA KELUARGA
Dusun Bambu
Floating Market
Farmhouse
The Great Asia Africa
Lembang Park & Zoo
WISATA EDUKASI & AGROWISATA
Delegasi juga akan diperkenalkan dengan potensi agrowisata, perkebunan kopi dan teh, peternakan sapi perah serta berbagai aktivitas edukasi berbasis pertanian yang menjadi karakter kuat Kabupaten Bandung Barat.
WISATA BUDAYA
Famtrip juga diarahkan untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal melalui:
Kampung adat
Seni Sunda
Jaipongan
Angklung
Kuliner tradisional
KULINER TRADISIONAL
Para delegasi juga akan mendapatkan pengalaman kuliner khas Jawa Barat dan Bandung Barat, antara lain sate maranggi, surabi, nasi liwet, bandrek dan peuyeum.
Dari “SEE WEST BANDUNG” Menjadi “EXPERIENCE WEST BANDUNG”
Konsep Famtrip ini dirancang untuk membawa para international buyer dari sekadar melihat potensi menjadi mengalami langsung destinasi West Bandung.
Setelah melihat dan merasakan langsung destinasi, para tour operator diharapkan dapat menyusun produk perjalanan baru yang memasukkan Bandung Barat ke dalam international tourism packages untuk wisatawan dari Dubai, UAE dan kawasan Gulf.
Dengan demikian, rangkaian kegiatan ini membentuk sebuah alur:
FAMTRIP
DESTINATION EXPERIENCE
TOUR OPERATOR EVALUATION
BUSINESS MATCHING
TOUR PACKAGE DEVELOPMENT
INTERNATIONAL TOURIST ARRIVALS
INVESTMENT & LONG-TERM PARTNERSHIP
West Bandung Tourism Showcase
Melalui keterlibatan objek-objek wisata tersebut, West Bandung International Tourism, Trade & Investment Forum 2026 tidak hanya menjadi forum pertemuan bisnis, tetapi sekaligus menjadi living tourism showcase yang memperlihatkan secara langsung kekayaan alam, budaya, kuliner, edukasi dan wisata keluarga Kabupaten Bandung Barat.
Ketua KADIN KBB H. Syamsul Ma'arief menegaskan bahwa Famtrip memiliki posisi strategis dalam membuka pasar internasional.
“Kami ingin para buyer dan tour operator dari Dubai tidak hanya mendengar cerita tentang Bandung Barat. Mereka harus datang, melihat sendiri, merasakan pengalaman wisatanya, kemudian membawa cerita tentang West Bandung ke pasar internasional," ujarnya.
Dengan dukungan Kementerian Pariwisata RI, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Disbudpar Jabar, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, KJRI Dubai, SriLankan Airlines, PHRI KBB, Gulf Times dan international tour operators dari Dubai, Famtrip diharapkan menjadi pintu masuk bagi lahirnya paket wisata internasional, business partnership dan peluang investasi baru di Kabupaten Bandung Barat.
West Bandung International Tourism, Trade & Investment Forum 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat posisi Kabupaten Bandung Barat sebagai kawasan yang memiliki daya tarik wisata, potensi perdagangan, peluang investasi dan kekayaan budaya yang layak diperkenalkan kepada dunia.
Editor :Muhammad Ramlan