Audiensi antara Senkom Mitra Polri Jawa Barat dan BPBD Provinsi Jawa Barat menghasilkan kesepakatan
Senkom dan BPBD Jabar Sepakat Kolaborasi Penanggulangan Bencana, Dimulai dari Pelatihan Personel

Dari Kiri ke Kanan: Sutrisno, Saefudin, Titok, Teten, Anne, Andrie, dan Hadi (Foto: HUMAS PH MAL SENKOM JABAR)
Bandung, SigapNews — Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di Jawa Barat, Senkom Mitra Polri Jawa Barat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat resmi sepakat menjalin kolaborasi penanggulangan bencana. Kesepakatan ini tercapai dalam audiensi yang digelar di Kantor BPBD Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Bandung, pada Selasa (27/5/2025).
Kepala Pelaksana BPBD Jabar, Teten Ali Mulku Engkun, menyampaikan pentingnya koordinasi dengan unsur relawan dan masyarakat sipil agar informasi kebencanaan tersampaikan dengan cepat dan tepat. “Jangan sampai terjadi miskomunikasi dan miskoordinasi di lapangan. BPBD siap menjadi dirigen yang menyatukan seluruh elemen seperti dalam sebuah orkestra,” ujar Teten.
Hal senada disampaikan oleh Anne Hermadianne Adnan, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pelaksana BPBD Jabar. Ia menekankan pentingnya edukasi publik yang menyentuh dan tidak sekadar formalitas. “Kami sering menerima informasi bencana terlambat karena keterbatasan personel. Kolaborasi dengan Senkom diharapkan dapat memperkuat jejaring informasi,” ucapnya.
Dari sisi teknis, Hadi Rahmat Hardjasasmita, Pranata Humas Ahli Muda BPBD Jabar, menyoroti kebutuhan pelatihan bagi relawan serta dukungan peningkatan alat komunikasi. “Kami terbuka bekerja sama, bahkan jika harus memanfaatkan grup WhatsApp sebagai sarana komunikasi darurat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Senkom Mitra Polri Jabar, Titok Tosan Batoro, menjelaskan bahwa Senkom memiliki tiga klaster tugas utama, yakni: Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Penanggulangan Bencana, dan Bela Negara. “Kami siap bersinergi dan hadir sebagai mitra strategis dalam kegiatan kemanusiaan,” tegas Titok.
Dalam kesempatan yang sama, Saepudin, Ketua Biro PBSAR Senkom Jabar, memaparkan sistem komunikasi lapangan yang digunakan dalam operasi kerelawanan. Sedangkan Sutrisno, anggota Biro SAR, berbagi pengalaman langsung saat bertugas di wilayah terdampak bencana.
Sebagai langkah awal, kedua pihak sepakat akan menggelar pelatihan bersama untuk meningkatkan kapasitas personel, sekaligus menyamakan persepsi dan SOP saat bertugas di lapangan. Sinergi ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi dan menanggulangi situasi bencana.
Editor :Ade Setiadi Truna