Akibat Serangan Jantung, Satu Jemaah Haji Indonesia Meninggal Dunia
Hingga 24 April 2026, sebanyak 15.349 jemaah melalui 40 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan ke Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, 9.884 jemaah telah tiba di Madinah. Foto: MCH 2026
SIGAPNEWS.CO.ID I Jakarta. Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI Ichsan Marsha menyampaikan duka cita atas wafatnya satu jemaah haji asal kloter SOC-3, Rodiyah (68), akibat serangan jantung.
"Pemerintah memastikan pemenuhan hak jemaah, termasuk pelaksanaan badal haji," ujarnya, dalam keterangan resmi, di Jakarta, Jumat (24/4/2026).
Ia juga mengatakan, sebanyak 93 jemaah menjalani rawat jalan, dua jemaah diantaranya dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan satu jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS).
"Kami menaruh perhatian serius pada aspek kesehatan. Setiap laporan menjadi dasar penguatan layanan agar jemaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Ia menekankan, untuk menjaga kondisi fisik jemaah, Kemenhaj menegaskan kepada PPIH embarkasi untuk meminimalisir kegiatan seremonial saat pelepasan.
Ia juga mengimbau, jemaah yang telah berada di Madinah untuk mewaspadai kondisi cuaca yang diperkirakan mencapai 34 derajat Celsius dengan kelembapan sekitar 25 persen.
"Kami mengimbau jemaah menjaga stamina, memperbanyak minum, dan mengikuti arahan petugas. Cuaca cukup panas, sehingga penting menjaga kondisi tubuh,” tegas Ichsan.
Untuk diketahui, hingga 24 April 2026, sebanyak 15.349 jemaah melalui 40 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan ke Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, 9.884 jemaah telah tiba di Madinah. (Faqih)
Editor :Faqihu
Source : Kemenhaj RI